Parafrase Lebih Efisien dengan Bantuan AI: Solusi Penulisan di Era Digital
Seiring dengan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI) kini semakin banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk dunia akademik. Salah satu fungsi AI yang cukup membantu mahasiswa dan dosen adalah kemampuan untuk melakukan parafrase teks, baik dalam penyusunan karya ilmiah, artikel, maupun tugas perkuliahan. Parafrase dengan menggunakan AI memungkinkan pengguna untuk menyusun ulang kalimat atau paragraf tanpa mengubah makna aslinya. Proses ini berguna untuk menghindari plagiarisme, menyederhanakan kalimat kompleks, atau memperbaiki gaya bahasa agar lebih sesuai dengan konteks akademik.
Berbagai platform berbasis AI, salah satunya yaitu ZeroGPT yang menyediakan fitur parafrase otomatis dan dapat menghasilkan versi baru dari teks yang dimasukkan. Pengguna cukup menyalin teks ke dalam aplikasi, memilih gaya bahasa yang diinginkan, dan hasil parafrase akan ditampilkan dalam hitungan detik. Namun demikian, parafrase dengan AI tetap perlu ditinjau ulang oleh pengguna. Hasil yang dihasilkan belum tentu sepenuhnya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia formal atau konteks akademik yang diinginkan. Oleh karena itu, sentuhan akhir dari penulis sangat dianjurkan agar hasil tulisan tetap orisinal, relevan, dan alami.
Penggunaan AI untuk parafrase juga dapat menjadi langkah strategis dalam menyusun skripsi, artikel ilmiah, dan materi pembelajaran, selama tetap memperhatikan etika akademik dan tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi.
Perpustakaan Universitas Kadiri mendorong pemanfaatan teknologi ini secara bijak, dengan tetap menjaga kualitas, orisinalitas, dan integritas dalam setiap karya tulis yang dihasilkan.