Text
Lembaga Desa dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Dinamika Pembangunan
Isu utama dalam pembangunan perdesaan menyangkut masalah pemberdayaan masyarakat (desa) yang senantiasa beriringan dengan masalah perangkap lain seperti kemiskinan (poverty), kerentanan (vulnerability), keterasingan (isolation) masyarakat. Ketidakberdayaan masyarakat juga disebabkan oleh beberapa faktor seperti; ketiadaan akses terhadap informasi dan layanan publik, jaminan politik, keterbatasan resources, lemahnya posisi tawar, dan adanya sikap serta perilaku yang menghambat perubahan. Oleh karena itu, dalam pembangunan perdesaan perlu dijiwai semangat otonomi yang ditujukan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam bentuk partisipasi, kemandirian, dan kemampuan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sistem tata kelola yang baik.
Upaya pemberdayaan masyarakat untuk mampu dan berkembang secara mandiri, sangat diperlukan dalam proses pembangunan. Salah satu upaya ke arah itu adalah melalui pengembangan kelembagaan yang mampu berfungsi dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungannya. Hal ini sesuai dengan arah kebijakan nasional pembangunan perdesaan yaitu bagaimana meningkatkan keberdayaan masyarakat perdesaan melalui penguatan kelembagaan desa, peningkatan kualitasnya, baik sebagai insan maupun sebagai sumber daya pembangunan, modal sosial masyarakat perdesaan berupa jaringan kerjasama (networking) untuk memperkuat bargaining position sesuai prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik. Dengan pengembangan lembaga desa, diharapkan mampu menumbuhkan self sustaining capacity dan menghilangkan dependency creating secara bertahap dengan menyerahkan kewenangan dan tanggung jawab pengelolaan pembangunan kepada masyarakat sesuai potensi yang dimiliki.
Buku ini memfokuskan pada bagaimana upaya pengembangan lembaga desa dalam pemberdayaan masyarakat, melalui penguatan aspek kepemimpinan, doktrin, program, sumber daya, struktur intern, dan komunikasi untuk merespon perubahan dan dinamika dalam pembangunan perdesaan. Bagi para mahasiswa dan pembaca umumnya buku ini menjadi salah satu referensi dalam kajian kelembagaan pembangunan perdesaan maupun kebijakan publik guna melengkapi referensi yang sudah ada sebelumnya.
Tidak tersedia versi lain