Text
Aktivitas Sosial dan Lingkungan Pada Perusahaan:Implementasi CSR Perusahaan Berbasis Akuntansi
Kinerja keuangan perusahaan industri bahan dasar dan energi di Indonesia diukur menggunakan ROA, ROE, dan NPM. Serta tambahan variabel baru hasil reduksi ketiga rasio tersebut. Diketahui bahwa baik ROA, ROE, maupun NPM memiliki nilai terkecil negatif. Artinya, terdapat perusahaan yang mengalami kerugian selama periode penelitian.
Pengungkapan sosial tidak mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan pada seluruh model yang diajukan. Begitu juga pengungkapan lingkungan memiliki hasil yang sama. Intensitas rapat dewan direksi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, tingkat pendidikan direksi dan latar belakang pendidikan jurusan keuangan tidak mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Jumlah dewan direksi Wanita tidak mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
Sementara itu, beberapa variabel kontrol mampu menjelaskan variabel kinerja keuangan. Di antaranya, likuiditas mampu menunjukkan pengaruh positif pada variabel ROA dan variabel kinerja hasil reduksi. Begitupun variabel leverage berpengaruh negatif pada variabel ROE. Diperlukan penelitian ulang dengan menambah sektor usaha lainnnya serta menambah variabel independen. Ini ditujukan agar mengetahui secara umum mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perusahaan, terutama pada pengujian pengungkapan sokial dan lingkungan serta karakteristik dewan direksi.
Implikasi penelitian ini secara khusus menggambarkan kondisi pengungkapan kinerja sosial dan lingkungan perusahaan energi dan industri bahan dasar di Indonesia. Hal itu terjadi bukan dalam rangka untuk meningkatkan kinerja perusahaan, namun semata-mata karena kewajiban untuk menjalankan peraturan yang melekat pada operasional perusahaan.
Tidak tersedia versi lain