Text
Antropologi Ekologi
ANTROPOLOGI Antropologi ekologi dapat EKOLOGI didefinisikan sebagai kajian hubungan antara dinamika penduduk, organisasi sosial, dan pen kebudayaan kelompok manusia dengan tempat mereka hidup. Antropologi ekologi mencakup baik riset komparatif maupun analisis kelompok penduduk spesifik ditinjau dari perspektif sinkronis maupun diakonis. Dalam banyak hal sistem produksi merupakan mata rantai penting antara dinamika penduduk, organisasi sosial, kebudayaan dan lingkungan.
Ada tiga pendekatan yang lazim diperbincangkan yaitu: pertama, pendekatan yang kritis dan ensiklopedis, pada tahap pertama ditandai oleh karya Julian Steward dan Leslie White. Kedua disebut neo-fungsional dan neo-evolusionisme, dan ketiga dinamai antropologi ekologi prosesual. Buku ajar ini membahas asumsi teoritis dan metodologi pendekatan ketiga tahap tersebut, serta mengkaji beberapa studi representatif.
Agar lebih aplikatif bagi mahasiswa, buku ajar ini juga membahas problematika lingkungan ditinjau dari perspektif antropologi. Alat utama penelitian antrpologi ialah observasi partsipatoris, yang sejak dulu telah menjadi model penelitian spesifik dari ilmu ini. Sudah menjadi dalil umum bahwa penguasaan bahasa dan pengetahuan tentang adat istiadat adalah metode yang digunakan untuk memperoleh data yang diperlukan, untuk mengajukan dan menjawab pertanyaan yang sahih dan penting bagi antropologi.
Anderson (1973) dalam argumentasinya bahwa antropologi ekologi dapat memberi sumbangan pada upaya pemecahan krisis ekologi dewasa ini, mengacu ke doktrin antropologi yang mengatakan bahwa holisme adalah salah satu kekuatan potensial disiplin ini.
Holisme, atau integrasionalisme, menjadi populer dalam antropologi. Mendefenisikan holisme sebagai perspektif antropologi yang semata-mata sosio-kultural yang menekankan kesatuan dan ketergantungan timbal balik antara fenomena sosial kultural. Holisme berkaitan dengan analisis kebudayaan dan kompleksitasnya serta diversitasnya yang dikerjakan secara mendalam.
Buku ajar ini juga membahas masalah pertentangan kebudayaan dan lingkungan,bagaimana jawaban antropologi terhadap pertentangan tersebut. Buku ajar ini juga membahas bagaimana strategi adaptasi manusia terhadap perubahan lingkungan. Tentunya buku ini sangat berguna bagi para peminat antropologi ekologi, khususnya mahasiswa antropologi itu sendiri.
Tidak tersedia versi lain