Text
Filsafat Peripatetik Islam Ibnu Sina
Figur utama peripatetik Islam yaitu al-Kindi, Farabi. Ibnu Rusyd, Ibnu Sina. Di antara semua tokoh peripatetik, ibnu Sina dianggap yang filsuf yang paling mewakili peripatetik Islam. Ibnu Sina telah mewariskan magnum opus. Ilahiyat Syifa karya ensiklopedia filsafat Islam yang terbesar dalam peradaban Islam dan juga inovasi barunya serta analisa kritisnya dalam mengevaluasi setiap argumen dan prinsip filsafat.
Ibnu Sina filsuf yang sangat energik dengan kehidupan yang berwarna-warni. Aktif sebagai politisi, wazir, dokter, ahli fisika, penulis tasawuf hingga penulis novel dan memiliki reputasi melambung dan sukses karirnya dalam bidang kedokteran yang mengantarkan menjadi tokoh selebriti di berbagai istana.
Abu Ali Sina, atau yang bisa disebut Ibnu Sina dan dalam bahasa Latin Avicenna lahir tahun 370/980 didekat Bukhara di Asia Tengah. Pada usia 30 tahunan, ia mulai mempelajari kedokteran. Keahlian dalam bidang kedokteran menarik perhatian Sultan Bukhara, yaitu Nuh bin Manshur la seorang filsuf par excelence dan figur yang merepresentasikan filsafat peripatetik yang sesungguhnya. Ilahiyah Syifa adalah kitab ensiklopedia Islam yang memuat hampir seluruh tema-tema, teori, konsep, dan definisi tentang filsafat Islam. Mulla Sadra pernah mengkritik Ibnu Sina yang masih memiliki kesibukan dalam urusan-urusan duniawi.
Menurut Mulla Sadra, andaikata Ibnu Sina mencurahkan seluruh waktunya untuk urusan-urusan keilmuan saja, maka produktivitas dan konten filsafat Ibnu Sina akan lebih berkualitas dan lebih komprehensif. Sejak masih muda, ia selalu haus dengan ilmu. la selalu berusaha mencari dan belajar dari guru-guru yang terbaik di zamannya dan dari agama dan bangsa manapun.
Tidak tersedia versi lain