Perpustakaan Universitas Kadiri

Nomor Pokok Perpustakaan : 3571012D0000001

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Buku Tamu
  • E-Journal
  • Repository
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Antioksidan dalam Penanganan Sindrom Metabolik
Penanda Bagikan

Text

Antioksidan dalam Penanganan Sindrom Metabolik

Sunarti - Nama Orang;

Kesehatan dan hidup manusia dengan lingkungan sekitarnya mempunyai hubungan sangat erat secara kimiawi (biokimiawi tubuh: usia, hormonal, dan enzimatik). Tingkat kesehatan manusia dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya faktor pola makan dan polusi lingkungan secara langsung atau tidak langsung (termasuk residu dalam sayur dan buah) mampu memengaruhi keseimbangan tubuh dengan indikator kondisi kesehatan individu. Keseimbangan tubuh yang terganggu dapat berkontribusi ke berbagai penyakit kronis seperti penyakit degeneratif seperti serangan jantung, Alzheimer, stroke, dan kanker. Paparan polusi lingkungan seperti dari asap rokok, asap kendaraan bermotor, radiasi, dan sebagainya merupakan sumber radikal bebas yang menyebabkan terganggunya keseimbangan tubuh.

Terdapat dua sumber radikal bebas yang berada di tubuh manusia, yakni endogen (dari dalam) dan eksogen. Sumber radikal yang berasal dari luar tubuh (eksogen) meliputi polusi udara, radiasi UV, sinar-X, pestisida, cemaran logam berat pada sayur-buah, dan asap rokok. Adapun sumber radikal bebas endogen berasal dari dalam tubuh sendiri seperti autooksidasi, oksidasi enzimatik, dan respiratory burst. Radikal bebas merupakan suatu atom molekul atau senyawa dengan satu atau lebih elektron tidak berpasangan sehingga sangat reaktif. Radika I bebas dapat terbentuk dalam tubuh saat bernapas sebagai hasil samping dari proses oksidasi atau pembakaran, olahraga berlebihan, dan peradangan. Kita dapat melakukan pencegahan terhadap dampak negatif radikal bebas ini dengan beberapa hal, yaitu pola hidup sehat dan cerdas, berolahraga dengan dosis tepat (3-5 kali dalam satu minggu dengan durasi 45-60 menit), dan mengonsumsi sayur dan buah. Antioksidan yang ditemukan cukup banyak pada bahan pangan, meliputi vitamin E, vitamin C, flavonoid, dan karotenoid. Khusus flavonoid, yang belum berbentuk molekul bebas pada tanaman, dibuat dengan cara hidrolisis asam dan basa dalam penelitian kami di Fakultas Farmasi, UGM. Tujuan hidrolisis ini adalah untuk meningkatkan aktivitasantioksidannya (nilai IC50 rendah).


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 613.286 SUN a
B152FIK
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
613.286 SUN a
Penerbit
Yogyakarta : UGM Press., 2021
Deskripsi Fisik
i-xiv + 130 hlm; 15,5 cm x 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-386-922-0
Klasifikasi
613.286
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet. 1
Subjek
antioksidan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Informasi Penting

  • Layanan Perpustakaan
  • Tentang Kami
  • Repository
  • E-Resources
  • Indonesia One Search
  • E-Journal

Tentang Slims

  • Tentang Slims
  • Open Source
  • Panduan Pengguna

Kerjasama Perpustakaan

  • PERPUSNAS
  • FPPTI JATIM
  • E-Book
  • E-Journal

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — UPT Perpustakaan Universitas Kadiri

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?